Setwan Banten Kirim Peserta Diklat SAP AKRUAL Ke Pusdiklat BPK RI

0
950

Tintamerdeka.co.id, Jakarta – Sekretariat DPRD Provinsi Banten kirim 30 peserta Diklat Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis Akrual (SAP AKRUAL) yang terdiri dari unsur Eselon 3, 4 serta Staff Pelaksana Teknis ke Pusdiklat BPK RI, pada Senin (25/9/2017).

Dalam sambutannya Sekretaris Dewan (Setwan) Banten Deni Hermawan menyampaikan bahwa tujuan pengiriman peserta diklat ini dalam rangka menambah pengetahuan serta disiplin ilmu yang terkini, yakni sistem akuntansi yang berbasis Akrual.

“Saya berpesan kepada para peserta diklat agar selama mengikuti pelatihan diharapkan sungguh-sungguh untuk mengikuti seluruh mata pelajaran yang disampaikan oleh narasumber apalagi penyampaian materinya-pun benar-benar orang yang menguasai serta akan berhadapan dengan kita pada saat nanti proses pemeriksaan tahunan, jadi seyogyanya kita harus betul-betul mengikuti dan mentaati seluruh peraturan tata tertib di Pusdiklat BPK ini, karena Pusdiklat BPK ini juga mempunyai standar penerbitan sertifikat minimal harus 90 persen mengikuti mata pelajaran” kata Deni Hermawan dalam sambutannya.

Setwan Banten juga berharap agar selesai mengikuti Diklat teknis ini peserta dapat mengimplementasikannya pada setiap jenjang pekerjaan yang dimiliki para peserta dan membagikan pengalamannya selama disini kepada teman-teman yang belum berkesempatan mengikuti Diklat Standar Administrasi Pemerintahan (SAP) yang berbasis Akrual ini.

“Semoga materi yang disampaikan dapat diimplementasikan oleh kita ditempat kerjanya masing-masing, sehingga terjalin persepsi yang sama. Kita mencoba untuk ikut serta dalam diklat ini dengan mengajukan permohonan ,tapi alhamdulillah berkat keinginan kami yang gigih ingin berdiklat disini akhirnya direstui juga oleh Pusdiklat BPK RI” ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan Pusdiklat BPK RI M. Yusuf John yang sekaligus membuka acara menyampaikan pesannya kepada para peserta Diklat.

Bahwa materi yang disampaikan kepada peserta harus dinikmati dan dipahami karena kami memberikan materi bukan sekedar mengisi air ke dalam gelas kosong.

“Bapak dan ibu peserta diklat ini sebenarnya pengetahuannya sudah banyak dan kami hanya memberikan semangat untuk menggelorakan lagi semangat dan kemampuan peserta diklat selaku aparat sipil negara karena sebelum diangkat menjadi PNS-pun, sudah dibekali dengaan keilmuam lain” tuturnya.

“Perlu diketahui bahwa baru kali pertama dari Provinsi Banten yang melakukan Diklat ke Pusdiklat BPK RI bahkan kami paling ada hanya dari Indonesia bagian timur saja, ini menjadi langkah yang bagus untuk Pemerintahan Daerah dan kami sangat apresiasi kepada Sekretariat DPRD Provinsi Banten yang sudah mengawalinya,” tambahnya. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here