Kapolda Banten : Mudik Lebaran Masih Akan Terjadi Antrean Kendaraan

0
154
Foto : Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir (kiri) saat memimpin Apel Gelar Pasukan Oprasi Ketupat Kalimaya 2019, di Mapolda Banten.

Tintamerdeka.co.id Serang – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Irjen Pol Tomsi Tohir, memprediksi untuk arus mudik lebaran masih akan terjadi antrean kendaraan yang menyebrang dari Pelabuhan Merak ke Bakauheuni.

Hal itu disampaikan Irjen Pol Tomsi Tohir seusai Apel Gelar Pasukan Oprasi Ketupat Kalimaya 2019, di Mapolda Banten. Selasa (28/5/2019).

Kapolda mengatakan, arus puncak mudik akan terjadi pada tanggal 30 Mei sampai dengan 1 Juni 2019. Puncaknya akan terjadi di malam hari.

Lanjut dia, hanya 19 kendaraan jenis mobil yang yang dapat terangkut per-menitnya untuk menyebrang dari Pelabuhan Merak ke Bakauheuni. Sementara kendaraan yang masuk ke pelabuhan itu sekitar 68 kendaraan per-menit. “Dimungkinkan masih akan terjadi antrean kendaraan pada tahun ini,” katanya.

Ia mengatakan, upaya yang akan dilakukan oleh pihaknya yakni dengan pengalihan arah. Untuk mobil jenis truk akan diarahkan ke pelabuhan BBJ Bojonegara.

“Disitu ada empat kapal. Setiap kapal itu ada yang mengangkut 50 truk, dan ada yang 100 truk. Jadi dalam satu hari untuk 4 kapal dapat melakukan empat trip. Jadi ada 16 trip, diperkirakan minimal ada 1.000 kendaraan roda enam bisa terangkut,” katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut Danrem 064/MY Kol Inf Windiyatno, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, dan unsur Forkopimda di Provinsi Banten. Serta diketahui apel tersebut diikuti oleh Personel Gabungan TNI-Polri, Basarnas, Dishub, Satpol PP, Damkar, dan PAM Swakarsa.

Selain itu, dikatakan Irjen Pol Tomsi Tohir, akan ada percepatan bongkar muat. Khusus untuk 3 Dermaga, kapalnya yang akan menyebrang ke Bakauhuni akan penuh oleh angkutan. Sementara kembali dari Bakauheuni akan kembali dengan kondisi kosong. Hal itu dilakukan untuk mengurangi antrian arus dari Pulau Jawa ke Sumatera.

“Jadi berangkat isi penuh, pulang lagi kosong. Engga ngetem dia di Bakauheuni. Sehingga tripnya bisa bertambah, ngisi lagi dia yang dari merak ngangkut lagi ke Bakauheuni,” jelasnya.

Namun demikian, Kapolda berharap, para pemudik untuk mengupayakan untuk tidak melakukan penyebrangan dimalam hari. Karena ketika disiang hari angkutan kapal dalam kondisi stabil. “Artinya tidak terjadi penumpukan antrian kendaraan roda empat pada siang hari. Tapi kalau malam hari itu antrian,” ujarnya. (SM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here