BPBD Pandeglang Catat 709 KK Akan Terima Huntap Korban Tsunami

0
181

Foto : Acara Rapat Koordinasi pembahasan Huntap di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

Tintamerdeka.co.id Pandeglang – Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Pandeglang Deni Kurnia mengatakan yang akan menerima huntap kurang lebih 709 Kepala Keluarga (KK), dengan ukuran rumah 90m2.

“Diperkirakan 63,8 hektar lahan yang akan digunakan untuk huntap, semua pengadaan lahannya oleh pihak Provinsi Banten,” ungkapnya usai acara Rapat Koordinasi pembahasan Huntap di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rabu (10/7/2019) kemarin.

Terkait dimulainya pembangunan, kata Deni, akan menunggu dana hibah terlebih dari Kementerian Keuangan (Kemenke) melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Masing-masing KK akan mendapatkan sebesar Rp50 juta, untuk protypenya sudah dirancang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR),” pungkasnya.

Sebelumnya Sekda Pandeglang Pery Hasadunin mengungkapkan sudah menyelesaikan Pembangunan Huntara untuk para korban bencana tsunami selat sunda di Pandeglang di beberapa Kecamatan. Setelah ini, tahapan selanjutnya adalah pembuatan Hunian Tetap (Huntap) yang sudah ditetapkan lokasinya.

“Ada 9 lokasi yang akan dibangun huntap diantaranya Kecamatan Panimbang di tanah Reforma Agraria dan Labuan di Kampung Cebenda Desa Teluk,” kata Sekda.

Dikatakan Pery, jika pengadaan tanah yang akan digunakan untuk pembangunan huntap adalah dari pihak Provinsi Banten.

“Pembebasan tanahnya nanti provinsi yang akan membebaskan. Memang, mereka juga sudah melakukan survey lapangan tinggal proses selanjutnya,” ujarnya.

Terkait rumah masyarakat yang rusak ringan dan tidak masuk kedalam pembagian huntap, menurut Pery, akan difasilitasi oleh Provinsi Banten. “Mungkin nanti mereka akan mendapatkan bantuan perbaikan karena rumah nya rusak ringan,” imbuhnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here