Kades Di Lebak Protes Rumah Warganya Dibongkar, Tapi Lamban Dibangun

0
347

Foto : Rumah milik warga di Desa Parungpanjang Kecamatan Wanasalam yang dibongkar karena mendapatkan bantuan program RTLH

Tintamerdeka.co.id Lebak – Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi Banten yang berada di Desa Parungpanjang Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak menuai protes. Lantaran sudah satu pekan pembongkaran rumah yang akan dibangun tapi pelaksanaan pembangunannya belum dikerjakan.

Protes tersebut di ungkapkan Kepala Desa Parungpanjang Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak, Agus Kahir saat dimintai keterangan.

“Betul sudah di bongkar, tapi belum dikerjakan dan kami tidak tau siapa pemborongnya itu lantaran tidak ada konfirmasi ke desa. Makanya kami heran rumah masyarakat sudah dibongkar tapi belum dilaksanakan,” kata Agus Kahir, Rabu, (18/9/2019) kepada Tintamerdeka.co.id

Menurutnya, desanya mendapatkan 2 unit rumah yang akan dibangun dari program RTLH, namun setelah  satu minggu dibongkar belum juga ada pelaksanaan sehingga warganya harus menginap di rumah mertuanya.

“Di rumah mertua yang sudah hampir tida layak tinggalnya untuk sementara, untuk desa saya dapat 2 unit, kalau anggaranya 50 juta kalau tidak salah, inpo per unit 6 juta katanya di borongkannya, kan tidak layak,” imbuhnya.

Agus Kahir berharap kepada pihak pemborong agar melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat.

“Harapan kami itu ketika mau melakukan pelaksanaan datanglah ke desa, setidaknya kami kan turun kelapangan. Inimah kan ketika turun program kenapa pihak pemborongnya tidak ada koordinasi ke desa membongkarnyapun kami tidak tau itu masalahnya,” ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini di tulis. Wartawan masih mencari informasi kontraktor tersebut guna untuk meminta konfirmasi. (Rudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here