Gelar Aksi Jalan Rusak, Warga Lebak Tagih Janji Bupati

0
191

Foto : Sejumlah warga dan mahasiswa saat menggelar aksi jalan rusak di Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak.

Tintamerdeka.co.id Lebak – Sejumlah warga dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Panggarangan (AMP) menggelar aksi di jalan poros kabupaten yang melintasi 4 Desa (Situregen, Cimandiri, Cibarengkok dan Gunung Gede) Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak. Senin, (7/10/2019).

Galih Januar Pamungkas, Korlap Aksi mengatakan, aksi ini salah satu bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah yang terkesan tutup mata dengan kondisi infrastruktur jalan tak memadai yang menjadi kewenangan Pemkab Lebak.

“Aksi ini akan terus berlanjut, hingga ada kepastian dari pemerintah terkait pembangunan jalan yang rusak ini,” ujar Galih.

Menurut Galih, sebagai aktivis, dirinya turut prihatin apa yang masyarakat rasakan, akses jalan yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah tapi seakan di biarkan bertahun tahun dengan kondisi rusak.

“Sudah cukup lama masyarakat menikmati jalan rusak yang penuh resiko, ini harus segera di perhatikan oleh pemerintah, kami meinta agar jalan poros Kabupetan di Kecamatan Panggarangan segera dibangun,” harapnya.

“Dan jika aksi ini tidak ditanggapi oleh Pemkab Lebak, kami akan lanjut aksi di depan kantor Pemkab Lebak,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Elik (40),  Salah satu warga Pasirkanyere Desa Cimandiri yang turut serta dalam aksi, mengatakan,
Intinya kami hanya menagih janji Bupati Lebak ketika dalam kunjungan periode awal ke Desa Cimandiri.

“Sudah dua periode Bupati Iti menjabat, ternyata dari periode pertama sampai saat ini tidak ada tindak lanjut untuk pembangunan jalan di daerah kami,” kata Elik.

Dirinya meminta agar pembangunan jalan segera di prioritaskan, mengingat jalan tersebut sudah perkiraan tujuh tahun dengan kondisi rusak.

“Kami butuh bukti, bukan sekedar janji dan kami ingin adanya kepastian, jika tuntutan kami tidak tanggapi, maka kami akan aksi ke kabupaten dengan jumlah masa yang banyak,” tuturnya.

Dari informasi yang diperoleh wartawan, sejumlah warga dan mahasiswa akan melakukan aksi selama tiga hari berturut-turut terhitung sejak hari ini. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here