Musa saat bertemu wargaa

 

Tintamerdeka.co.id – Program bantuan untuk orang penyandang cacat atau lebih dikenal dengan Program Lebak Sejahtera, dinilai sangat amburadul.

Pasalnya, di Desa Bejod Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak, banyak keluarga yang normal dianggap cacat.

Seperti halnya keluarga Adih, ia istri dan ketiga anaknya masuk kedalam data penerima bantuan tersebut, meskipun tidak ada anggota keluarga yang cacat.

“Keluarga sayamah Pak, sehat semua. Itumah kebangetan yang memasukannya. Gak ada gak ada yang cacat fisikmah, semuanya normal, kalau ekonomi saya nggak normal,” katanya Rabu/12/08/20

Ironisnya lagi, selain dimasukan kedalam data disabilitas, Adih dan keluarganyapun mengaku tidak pernah mendapatkan uang bantuan tersebut.

“Uang apa. Uang dari bantuan tersebut belum pernah saya menerima. Harapan saya ungkap ajah Pak kebenarannya, jangan sampai seperti saya, keluarga saya kan sehat-sehat,” tegasnya

Di tempat yang sama, Anggota DPRD Fraksi-PPP Musa Weliansyah menegaskan, bahwa hal tersebut sudah masuk kedalam kejahatan luar biasa dan dzolim.

“Ini sangat jahat. Masa orang sehat di masukan kedalam orang-orang disabilitas. Bahkan lebih parahnya uang bantuannya tidak disalurkan, ini sangat dzolim dan masuk kedalam kejahatan yang luar biasa,” imbuhnya

Untuk itu, Musa mengaku akan menindaklanjutinya dan akan melaporkan kepada pihak yang berwajib.

“Saya tidak akan main-main, ini harus ditindaklanjuti. Saya akan melaporkan kepada pihak penegak hukum,” tukasnya (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here