Tintamerdeka.co.id – Warga Desa Kramatjaya, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, mengeluhkan adanya pemotongan bantuan langsung tunai (BLT) tahap 4 dan 5 dari Kemensos yang diperuntukkan bagi warga terdampak Covid-19.

Sibli warga Kampung Ciminyak, RT/RW 001/004, Desa Kramatjaya sangat menyesalkan atas pemotongan dana BLT kepada warga yang kurang mampu.

“Oknum staf desa tersebut langsung memotong uang BLT tersebut dengan alasan akan membagikannya kepada warga yang tidak mendapatkan,” ujarnya, Senin (14/9/2020).

Ia menjelaskan, jika besaran uang yang diterima masing-masing kepala keluarga yang terdampak Covid-19 hanya mendapatkan Rp300 ribu saja.

“Yang anehnya lagi, kita sebagai penerima bantuan tidak diberikan surat panggilan untuk mencairkan dana tersebut,” kata Sibli.

Warga lainnya, Encup Supriyadi juga mengeluhkan hal itu. Dirinya sangat kecewa dengan apa yang telah dilakukan oleh pihak desa.

“Kami hanya dikasih kabar bahwa akan ada pembagian dana BLT, akan tetapi, surat panggilannya kita sama sekali tidak menerima. Kita hanya membawa KTP dan Kartu Keluarga saja untuk pencairan dana tersebut,” ucap Encup.

Menurut informasi, satu hari sebelum pencairan, Ketua RT berkeliling ke rumah warga dengan membawa selembaran kertas print out dari desa untuk memberitahukan kepada warga jika besok ada pencairan.

Sementara itu, hingga berita ini terbit, pihak Kantor Desa Kramatjaya belum bisa dihubungi. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here